Lesson 5: Perkakas Kerja Bangku


Perkakas kerja bangku adalah alat-alat yang umumnya digunakan di workshop atau dunia industri yang dapat dibawa kemana-mana. Berikut adalah macam-macam alat kerja bangku, yakni:

1. TANG.
             Tang adalah alat yg digunakan untuk memegang benda kerja. Tang terbuat dari baja dan pemegangnya dilapisi dengan karet keras.
Jenis-jenis Tang : 

a. Tang kombinasi.
             Tang kombinasi digunakan untuk memegang,memuntir dan memotong benda kerja, misal kawat penghantar ( kabel ). Penggunaan tang kombinasi  tidak boleh memotong kabel dengan cara tang dipukul dengan palu, karena akan merusak palu
b. Tang potong
             Tang potong khusus dipakai untuk memotong kawat/kabel.
c. Tang lancip
             Tang lancip digunakan untuk memegang benda kerja yag kecil, bisa juga digunakan untuk membuat mata sambungan. Biasanya tang lancip juga dilengkapi dengan pemotong kabel

d. Tang bulat .
             Tang bulat khusus digunakan untuk membuat mata sambungan ( mata itik ) pada ujung kabel . Kepala tang berbentuk silinder ( bulat )
e. Tang pemegang.
             Tang ini dirancang khusus untuk memegang benda kerja. Tidak dilengkapi dengan bagian pemotong

 f. Tang Kakaktua
             Tang kakaktua khusus digunakan untuk memegang atau mencabut paku.


2. OBENG
             Obeng adalah alat tangan yg digunakan untuk memutar sekrup. Batang obeng dibuat dari baja,sedang pemegangnya dibuat dari bahan penyekat seperti kayu,plastik,atau karet keras. Mata obeng dibedakan menjadi 2 macan,yaitu obeng pipih ( minus ) dan obeng bintang ( plus ).


 
3. PALU
             Palu atau martil adalah alat yg digunakan untuk memukul benda kerja, misalnya paku. Palu terdiri dari 2 bagian yaitu kepala dan tangkai. Kepala dibuat dari baja, plastik, karet, kayu, tembaga.
             Tangkai umumnya dibuat dari kayu.
             Macam palu : 
a. Palu paku ( Nail Hammer ) 
Palu ini terdiri dari 2 bagian, bagian muka yg rata digunakan untuk memukul paku, sedang bagian cakar digunakan untuk mencabut paku.
b. Palu bulat .
             Kepala palu terdiri dari 2 bagian, yaitu bagian yg rata digunakan untuk memukul benda kerja, sedang bagian yg bulat digunakan untuk membuat cekungan pada benda kerja.

 c. Palu keling.
             Palu ini digunakan untuk pekerjaan pengelingan.

d. Palu puncak lurus dan puncak melintang.
              Salah satu sisi kepala palu berbentuk pisau yg tajam, berguna untuk memotong atau membuat sudut. Pekerjaan ini khusus untuk pekerjaan plat. 

e. Palu karet.
             Palu ini digunakan untuk pekerjaan plat, misalnya untuk meratakan permukaanplat tanpa meninggalkan goresan.
f. Palu Plastik
             Palu ini digunakan untuk mengetok atau memukul benda kerja yg lunak agar bendatau benda-benda tuangan. Tujuan penggunaan palu ini agar benda kerja tidak pecah atau tidak tergores. 



g. Palu tembaga.
             Palu ini digunakan untuk pekerjaan perbaikan, misalnya .mengeluarkan bagian-bagian mesin listrik tanpa harus merusaknya. Tembaga mempunyai sifat lebih lunak dibanding dengan  besi. Setelah sering dipakai palu ini akan menjadi keras, untuk memperlunak kembali kepala palu harus dipijarkan.

4. PENGUPAS  KABEL
             Pekerjaan mengupas isolasi ujung kabel dapat dilakukan menggunakan tang pengupas kabel atau pisau. 

5. GERGAJI
             Gergaji digunakan untuk memotong benda kerja yg terbuat dari kayu atau logam. Logam dan kayu mempunyai sifat yg sangat berbeda sehingga alat potongnya juga berbeda. 

a. Gergaji kayu.
             Gergaji ini dibedakan menjadi 2 macam,yaitu gergaji belah dan gergaji potong.
Gergaji belah digunakan untuk menggergaji searah dengan serat kayu. Susunan mata gergaji mempunyai 5 sampai 6 gigi/inci. Giginya secara berselang seling dibengkokan kakiri dan kekanan sehingga pada waktu menggergaji tidak terjepit.
             Gergaji potong digunakan untuk memotong kayu yaitu menggergaji dengan memotong arah serat kayu. Susunan mata gergaji mempunyai 7 gigi/inci. 


b. Gerjaji besi
             Gergaji besi digunakan untuk memotong logam . Jumlah gigi setiap inci berkisar antara 14 sampai 18 ( gergaji kasar ) atau 20 sampai 32 ( gergaji halus )


6. KUNCI
             Kunci adalah alat untuk membuka dan memasang mur-baut. 
 
7. BOR
             Bor digunakan untuk melubangi benda kerja. Pada pekerjaan instalasi bor digunakan untuk membuat lubang bantu guna memasang paku sekrup pada kayu atau tembok.

8. SOLDER LISTRIK
             Pada pekerjaan instalasi, solder listrik digunakan untuk menyolder sambungan kawat dan mata itik,agar sambungannya sempurna.
 




 9. RAGUM


 

Ragum adalah suatu alat penjepit untuk menjepit benda kerja yang akan dikikir, dipahat, digergaji, ditap, diseney, dan lain-lain.

Dengan memutar tangkai (handle) ragum, maka mulut ragum akan menjepit atau membuka benda kerja yang dikerjakan. Bibir dari mulut ragum harus dijaga baik-baik, jangan sampai rusak akibat terpahat, terkikir dan sebagainya.

Bila menggunakan ragum, letakkan alat perkakas yang kebetulan tidak dipergunakan di waktu bekerja, di atas meja kerja di sebelah kiri dan kanan ragum, sehingga tidak bertumpuk. Meletakkannya adalah sedemikian rupa, sehingga di sebelah kiri ragum ditempatkan alat-alat ukur dan di sebelah kanan ialah kikir, palu, pahat dan sebagainya.

 10. KIKIR




Kikir adalah alat perkakas tangan yang berguna untuk pengikisan benda kerja. Dilihat dari bentuk penampangnya, kikir mempunyai bermacam-macam bentuk dan kegunaannya, antara lain:

a. Kikir plat, untuk pengikiran bidang rata

b. Kikir pilar, untuk pengikiran bidang yang besar

c. Kikir segiempat, untuk pengikiran penampang persegi maupun lubang segiempat

d. Kikir segitiga, untuk lubang segitiga maupun runcing 600 atau lebih

e. Kikir pisau, untuk alur pasak dan ekor burung dengan sudut kurang dari 600

f. Kikir bulat, untuk lubang bulat, rongga cekung

g. Kikir setengah bulat, sisi ratanya untuk bidang rata, sisi bundar untuk rongga bundar/cekung

h. Kikir silang, untuk lekukan dan pembulatan

11. PAHAT TANGAN
 

Pahat tangan (jenis pahat dingin) digunakan untuk memahat atau menyayat benda kerja dalam keadaan dingin.

Menurut bentuk dan kegunaannya, pahat dingin dibagi menjadi bermacam-macam, yaitu:

a. Pahat plat/pipih, mempunyai kegunaan yang luas, misalnya untuk meratakan bidang, pengikisan bidang cembung, memotong plat, baut dan paku keling

b. Pahat alur/silang, digunakan untuk membuat alur-alur sempit, alur minyak

c. Pahat dam, untuk memotong bahan yang tebal, umumnya diawali dengan pengeboran secara berderet

d. Pahat setengah bulat/kuku, digunakan untuk membuat alur bulat dan juga untuk meralat permulaan pengeboran yang salah

e. Pahat dimon, digunakan untuk membersihkan sudut-sudut dalam, membuat alur V, meralat permukaan pemboran yang salah.



12. PENITIK

 https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjqqUH0CMZU98owhQhQbnRuyrAdE4SHyFdQDGu4nkbbiaRHlfceHIjwBhHIc0GVpNwYvBCNvOhczUm1QNfeZJeofKGoxUl4h6Sb3CwYExhanKGSPtuwUmzEtySg_hnbQXW5HG0QSvNudc8/s1600/untitled.JPG

Fungsi penitik adalah untuk membuat titik pusat lengkung atau titik-titik garis. dengan mantap, tetapi cukup longgar dan gunakan palu pemukul yang besarnya sesuai untuk ukuran penitik. Juga bentuk kepala penitik yang melebar karena sering dipukul dapat dibentuk kembali dengan gerinda.Macam-macam penitik adalah sebagi berikut :
              a. Penitik Pusat

                  Penitik pusat (center-punch) terbuat dari baja perkakas yang bagian badanya  dikartel agar tidak licin sewaktu dipegang, ujungnya lancip dengan sudut 90°. Penitik  digunakan untuk menandai titik pusat lubang yang akan dibor
 
            b. Penitik garis
                Agar garis yang telah digoreskan pada benda kerja tidak mudah terhapus selama benda kerja tersebut dikerjakan, diperlukan penitik garis untuk memperjelas garis batasnya. Penitik garis dibuat dari baja perkakas yang berbentuk silindris dan salah satu ujungnya diruncingkan 600
 



0 comments:

Post a Comment

 

Followers